Hidup takkan semudah membalik telapak tangan, butuh perjuangan. Apalah arti materi dibanding ketenangan batin?. Banyak orang yang melupakan nurani hanya karna nominal, menjadikan semua cara sebagai jalan, bisa mendapatkan uang,mobil mewah, rumah berkelas, bahkan dengan nominal kita bisa "membeli" pasangan hidup kita, tapi apakah kita bisa membeli sorga dengan nominal?ajaib,kita sudah tau jawabnya tapi kita tetap sulit untuk mendapatkanya. Andai saja tidak bergantung nominal, bagaimana kita bisa hidup di era yang luar biasa jahat ini?bagaimana bisa bertahan?. Mulai kecil, kita sudah akrab dengan yang namanya impian, semakin dewasa tentu semakin beragam.Mimpi yang muluk dan selalu kita perjuangkan, berbagai cara kita kerjakan,hingga kadang kita lupa mengenai makna kehidupan. Tapi Tuhan tak pernah tinggalkan anak2nya, ketika ada yang sedikit goyah darinya, ketika ada yang menghalalkan segala cara, Dia tegor, dengan berbagai rancangan, godaan dr teman, sahabat, pasangan bahkan keluarga dan jg 'sakit penyakit'. Dalam sekejjap semua bisa musnah. Tetapi ketika ada yang bersusah payah dengan jalan kebenarannya.hal yang kecilpun akan Dia ijinkan menjadi besar...hidup ini pada hakikatnya tidak membawa apapun, percaya bahwa bunga bakung saja Tuhan plihara, apalagi kita anaknya? tak ada lagi yg kita butuhkan selain kuasaNya..
Kamis, 24 Februari 2011
Jumat, 18 Februari 2011
a part of Eleven Minutes
Hasrat jiwa yang sejati dan terdalam adalah keinginan untuk selalu dekat dengan seseorang. Bila saat itu tiba, segalanya akan berubah, lelaki dan perempuan akan berinteraksi dan saling memberi, namun hal-hal yang menyebabkannya--pesona dan ketertarikan yang menyatukan mereka--begitu sulit dijelaskan. Karena itu tak lain adalah nafsu yang paling murni dan apa adanya.
Jika nafsu itu masih suci, lelaki dan perempuan akan jatuh cinta pada kehidupan dan menghargai setiap detik yang mereka lalui, dengan penuh kesadaran dan selalu siap mensyukuri berkah berikutnya yang akan mereka dapatkan.
Jika orang merasakan nafsu yang murni seperti ini, mereka tidak akan pernah terburu-buru dan bertindak gegabah. Mereka tahu bahwa takdir yang tertulis tidak bisa dihindari, bahwa segala sesuatu yang nyata akan selalu menemukan cara untuk mewujudkan diri. Dan jika saat itu tiba, mereka tak pernah ragu dan takkan menyia-nyiakan peluang yang ada, mereka tak akan sedetik pun melewatkan saat-saat yang indah, karena mereka menghargai arti pentting dari tiap detik kehidupannya.
Thanks to Paulo Coelho (Eleven Minutes). This writting is inspired my relationship:))
Kamis, 17 Februari 2011
Terilhami cerita dari seorang saudara perempuan...
Sama seperti kehidupan,KURSI merupakan benda mati yang tanpa kita sadari memilik arti lebih untuk hidup, sebuah saksi..Berusaha menjadi Kursi Kosong agar bisa menjadi tempat kita bersandar saat lelah, tmpt untuk menggapai hal2 yang tinggi dan yang terpenting banyak suka duka yang tercipta diatas Kursi..Menjadi Kursi Kosong sama seperti menjadi wadah dalam hidup..Karena itulah Blog inni bernama "Kursi Kosong"
Saat mayoritas orang merayakan hari kasih sayang, berlomba2 memberikan hadiah kepada pasangan, mulai dari Bunga,Coklat,Baju hingga Perhiasan Emas...
Seorang Pria mengajak pergi wanitanya,,tidak membahas hari kasih sayang(yang dielu2kan sebagian orang pada hari itu),duduk bersama disebuah KURSI,berbicara,tukar pendapat, dan tertawa hingga waktu berjalan lama. Pria itu tidak membawa apapun untuk diberikan pada wanitanya.tidak juga memberikan kecupan manis sebagai tanda dia begitu mencintainya (khusus saat hari kasih sayang). Karena wanitanya juga seorang yang cuek,,dia jg tidak terlalu memikirkan bahwa hari itu adalah hari kasih sayang (saat semua pasangan belomba2 memberikan hal istimewa untuk kekasihnya). Ketiika mereka akan berpisah(waktu sudah larut),pria tersebut memegang tangan wanita itu,memejamkan mata dan membawa Doa...bersyukur bahwa ssetahun telah terlewati dengan indah,menyerahkan hubungan mereka kedepan untuk bisa menjadi lebih baik,lebih mudah..(Luar Biasa),wanitanyapun meneteskan air mata...Ternyata,memang benar materi tidak bisa mengalahkan segalanya, hanya "DOA" ya,hanya "DOA",hal itu lebih ampuh untuk membuat kita hidup senantiasa lebih baik...
Sama seperti kehidupan,KURSI merupakan benda mati yang tanpa kita sadari memilik arti lebih untuk hidup, sebuah saksi..Berusaha menjadi Kursi Kosong agar bisa menjadi tempat kita bersandar saat lelah, tmpt untuk menggapai hal2 yang tinggi dan yang terpenting banyak suka duka yang tercipta diatas Kursi..Menjadi Kursi Kosong sama seperti menjadi wadah dalam hidup..Karena itulah Blog inni bernama "Kursi Kosong"
Langganan:
Postingan (Atom)