Kamis, 24 Februari 2011

ketika Tuhan ijinkan(when He giving permitted)

Hidup takkan semudah membalik telapak tangan, butuh perjuangan. Apalah arti materi dibanding ketenangan batin?. Banyak orang yang melupakan nurani hanya karna nominal, menjadikan semua cara sebagai jalan, bisa mendapatkan uang,mobil mewah, rumah berkelas, bahkan dengan nominal kita bisa "membeli" pasangan hidup kita, tapi apakah kita bisa membeli sorga dengan nominal?ajaib,kita sudah tau jawabnya tapi kita tetap sulit untuk mendapatkanya. Andai saja tidak bergantung nominal, bagaimana kita bisa hidup di era yang luar biasa jahat ini?bagaimana bisa bertahan?. Mulai kecil, kita sudah akrab dengan yang namanya impian, semakin dewasa tentu semakin beragam.Mimpi yang muluk dan selalu kita perjuangkan, berbagai cara kita kerjakan,hingga kadang kita lupa mengenai makna kehidupan. Tapi Tuhan tak pernah tinggalkan anak2nya, ketika ada yang sedikit goyah darinya, ketika ada yang menghalalkan segala cara, Dia tegor, dengan berbagai rancangan, godaan dr teman, sahabat, pasangan bahkan keluarga dan jg 'sakit penyakit'. Dalam sekejjap semua bisa musnah. Tetapi ketika ada yang bersusah payah dengan jalan kebenarannya.hal yang kecilpun akan Dia ijinkan menjadi besar...hidup ini pada hakikatnya tidak membawa apapun, percaya bahwa bunga bakung saja Tuhan plihara, apalagi kita anaknya? tak ada lagi yg kita butuhkan selain kuasaNya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar